Gabriela Claudia Kalalo. Rawamangun 10 Elementary 2006, 92 Junior High School 2009, 68 Senior High School 2012, Padjadjaran University majoring in Journalism :)
Antologi kata; Analogi rasa; Jemari bersabda.
Gabriela Claudia Kalalo. Rawamangun 10 Elementary 2006, 92 Junior High School 2009, 68 Senior High School 2012, Padjadjaran University majoring in Journalism :)
aku memutuskan untuk turun dari kapal
aku mabuk laut
namun tenang saja, bukan berarti aku takkan kembali
aku akan kembali,
namun setelah aku mengobati rasa mual ku dengan ombak laut
aku masih menunggu diatas dermaga
mengamati kapal yang telah lama kunaiki itu
berlayar ke depo
'tuk memperbaiki sisi-sisi kapal yang catnya telah terkelupas
karena terlalu lamanya ia berkelana
mengganti layar yang baru
setelah layar yang lama rusak karena terjangan angin
dan menambal lubang-lubang -- yang hampir saja membuat kapal ini karam
aku dan kapal itu sama sama butuh waktu;
aku mau mengobati mabuk lautku
agar aku kuat berlayar
dan kapal itu, butuh waktu
untuk mengeringkan cat
agar warnanya tak cepat pudar ketika berlayar
nahkoda itu juga butuh waktu
untuk istirahat
setelah lelah berlayar
dan waktu untuk mengerti
bahwa semuanya butuh proses
kembali
ps: Tuan nakhoda, aku di pelabuhan ya. setelah semua ini berahkir, kita akan kembali berlayar. ke ujung sana; pelaminan.
Teori logis kenapa wanita lebih memilih kecantikan daripada kepintaran : karena jumlah cowo bodoh lebih banyak dari cowo buta wkwk
Persahabatan adalah seperti kencing di celana Anda, setiap orang dapat melihatnya, tetapi hanya Anda yang bisa merasakan kehangatannya. Maka, sering-seringlah pipis di celana, agar anda mendapatkan sahabat.
Dicium kening gelisah. Dicium pipi resah. Dicium bibir pasrah. Giliran disuruh nyium sajadah, ogah.
Semua orang PASTI pengen masuk surga , tapi "pergi kesana duluan" bisa dipastikan ngga ada yg mau.
Apa yang kita ingat
Dari kenangan - kenangan yang terekam oleh kita
Nama tempat, nama Permainan, nama Teman atau kejadian ....
Adalah hal-hal yang mungkin lambat laun bisa terlupakan
Tapi tidak dengan rasa ....
Rasa senang, rasa sedih....
Yang akan terus kita bawa
Tanpa mudah tercecer di sepanjang perjalanan kita
Dan semakin kita dewasa
Kita menyadari bahwa diantara kenangan-kenangan tersebut
Ada rasa yang paling besar
Yaitu Cinta ....
Karena ketika satu per satu cerita berhenti
dan menjadi kenangan
Cinta terus bergerak
Seiring harapan
Yang menyertai dia
Cinta yang tak terlihat oleh mata
Tak teraba oleh tangan
tapi dia ada ...
Bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya
Cinta yang sejati
Cinta yang ketika kira sudah pergi
Ternyata cuma bersembunyi
Menunggu untuk kembali lagi .....