(tidak) mampu

banyak kawan yang takut akan suatu hubungan
hubungan yang menghendaki satu dengan yang lainnya berjauhan
hubungan yang menghendaki satu dengan yang lainnya terpisah
lalu mereka mengakhirinya ditengah jalan
diwaktu yang tidak tepat
ditempat yang kurang pantas
persis seperti supir bus kota
yang menurunkan penumpangnya disembarang tempat

apa yang menjadi alasan
ketidakmampuan mereka?
padahal mungkin, mereka belum mencoba
padahal mungkin, mereka belum tahu rasanya
rasa takut dan ego memenuhi fikiran mereka
membuat mereka takut melangkah
takut mencoba
dan membuat segalanya menjadi runyam

ketidakmampuan juga menjadi alasan bagi mereka
untuk mengakhiri hubungan
dan menggantinya dengan kehidupan yang baru
kebosananlah yang menyerang
membuat mereka jengah

sebenarnya, mereka hanya butuh keberanian
kesanggupan
untuk menjalani sesuatu
menjalani hal yang mereka sendiri belum tahu
akhir apa yang akan mereka raih.







tak bisakah kalian menahan rasa rindu, meski hanya sejenak?



berani memulai, tak hanya harus berani mengakhiri
tapi juga harus berani menjalani.

OFFICIALLY GRADUATED

Gabriela Claudia Kalalo. Rawamangun 10 Elementary 2006, 92 Junior High School 2009, 68 Senior High School 2012, Padjadjaran University majoring in Journalism :)




dermaga

aku memutuskan untuk turun dari kapal
aku mabuk laut
namun tenang saja, bukan berarti aku takkan kembali
aku akan kembali, 
namun setelah aku mengobati rasa mual ku dengan ombak laut




aku masih menunggu diatas dermaga
mengamati kapal yang telah lama kunaiki itu
berlayar ke depo
'tuk memperbaiki sisi-sisi kapal yang catnya telah terkelupas
karena terlalu lamanya ia berkelana
mengganti layar yang baru 
setelah layar yang lama rusak karena terjangan angin
dan menambal lubang-lubang -- yang hampir saja membuat kapal ini karam




aku dan kapal itu sama sama butuh waktu;
aku mau mengobati mabuk lautku
agar aku kuat berlayar
dan kapal itu, butuh waktu
untuk mengeringkan cat
agar warnanya tak cepat pudar ketika berlayar




nahkoda itu juga butuh waktu
untuk istirahat 
setelah lelah berlayar
dan waktu untuk mengerti
bahwa semuanya butuh proses
kembali


















ps: Tuan nakhoda, aku di pelabuhan ya. setelah semua ini berahkir, kita akan kembali berlayar. ke ujung sana; pelaminan.

SELAMAT HARI IBU ♥ ♥ ♥

Teori logis kenapa wanita lebih memilih kecantikan daripada kepintaran : karena jumlah cowo bodoh lebih banyak dari cowo buta wkwk


Persahabatan adalah seperti kencing di celana Anda, setiap orang dapat melihatnya, tetapi hanya Anda yang bisa merasakan kehangatannya. Maka, sering-seringlah pipis di celana, agar anda mendapatkan sahabat.


Dicium kening gelisah. Dicium pipi resah. Dicium bibir pasrah. Giliran disuruh nyium sajadah, ogah.


Semua orang PASTI pengen masuk surga , tapi "pergi kesana duluan" bisa dipastikan ngga ada yg mau.







Sulitnya Mengucap Syukur

Waktu menunjukkan pukul 10 lewat 59 menit di malam hari, ketika aku memulai merangkai kata-kata dan memindahkannya kedalam Microsoft Word-ku. Saat ini rasanya aku enggan tertidur. Enggan terlelap. Aku ingin melakukan refleksi diri, menenangkan fikiran, dan mengoreksi yang telah kulakukan belakangan ini. Rasanya, banyak hal yang tak berguna yang aku lakukan, dan dengan santainya kulewatkan waktu untuk beribadah. Kulupakan Tuhan demi kesenangan yang hanya sekejap. Aku menomorduakan Tuhan hanya untuk mengutamakan tawa dan canda. Bahkan ketika aku mengetik ini saja, aku masih belum melaksanakan Shalat Isya' yang sudah masuk waktunya dari 4 jam yang lalu.
Ya, memang ini waktunya untuk menikmati masa muda, masa SMA yang menyenangkan bersama teman. Namun tetap saja seharusnya aku tak boleh melupakan Tuhan, menelantarkan Sang Pencipta, yang telah memberikanku tubuh yang sempurna, keluarga yang bahagia, teman-teman yang menghibur, dan hidup yang penuh keajaiban disetiap harinya. Sudah diberikan sekian banyak kebahagiaan, masih saja aku tidak mau meluangkan waktu untuk berbicara pada-Nya dan mengucap syukur sejenak. Padahal, ia telah memberikan segalanya bagi ummat-Nya. Kenapa ya, aku begitu?
Aku harus segera berubah. Aku akan mencoba untuk melakukan segala cara, agar aku tidak lagi jadi pemalas dan selalu mengingat Tuhan. Ya, tak hanya mengingat, tapi juga mengucap syukur dengan beribadah. Tapi terkadang, sekeras-kerasnya hatiku ingin beribadah, rasanya badan ini sangat malas untuk membasuh muka dengan air wudhu. Kenapa, ya?
Mungkin lain kali, aku harus bisa menyegerakan diri untuk beribadah. Semoga Allah selalu menyertai jalanku menuju kebenaran. Amin.

takdir.

Tak ada seorangpun yang tidak pernah berusaha melawan takdir..
Semua orang pasti pernah melakukannya.
Takdir, apa sih takdir?
Apakah hanya kata-kata, ataukah hanya kiasan, agar manusia takut kepada Sang Pencipta?

Puisi LOVE (2008)

Apa yang kita ingat
Dari kenangan - kenangan yang terekam oleh kita
Nama tempat, nama Permainan, nama Teman atau kejadian ....
Adalah hal-hal yang mungkin lambat laun bisa terlupakan
Tapi tidak dengan rasa ....
Rasa senang, rasa sedih....
Yang akan terus kita bawa
Tanpa mudah tercecer di sepanjang perjalanan kita

Dan semakin kita dewasa
Kita menyadari bahwa diantara kenangan-kenangan tersebut
Ada rasa yang paling besar
Yaitu Cinta ....

Karena ketika satu per satu cerita berhenti
dan menjadi kenangan
Cinta terus bergerak
Seiring harapan
Yang menyertai dia

Cinta yang tak terlihat oleh mata
Tak teraba oleh tangan
tapi dia ada ...
Bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya

Cinta yang sejati
Cinta yang ketika kira sudah pergi
Ternyata cuma bersembunyi
Menunggu untuk kembali lagi .....

PUISI KONTEMPORER: Q5513

KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? KENAPA BEGINI? KENAPA BEGITU? 



fabiai'alairbbikuma tukadzziban?

Untukmu:

Untukmu:
Back to Top